Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 23 Maret 2012
Siaga Hadapi Serangan Tomcat
Menghadapi serangan serangga Tomcat yang tengah terjadi, PMI turut membantu dengan cara menghimbau masyarakat untuk tidak panik. PMI juga mengajak masyarakat yang terkena gigitan serangga Tomcat untuk dapat melakukan pertolongan pertama bagi dirinya.
Kamis, 23 Februari 2012
Profil nyamuk aedes dan pembasmiannya
Penyakit DBD disebabkan karena virus dengue yang disebarkan oleh vektor nyamuk aedes. Pencegahan penyakit DBD yang paling utama adalah memberantas vektor penyakit, yaitu membasmi nyamuk aedes. Strategi pemberantasan nyamuk yang ideal harus didasarkan pemahaman yang baik tentang profil nyamuk tersebut meliputi pola kembang biak, cara penularan, karakteristik virus di dalam tubuh nyamuk dan sebagainya.
Deteksi Dini dan Tanda Bahaya DBD
Memasuki musim penghujan ini, di Indonesia kasus DBD seringkali mengalami peningkatan jumlah kasus. Masyarakat awam, bahkan seorang dokter yang ahli pun kadang sulit mendeteksi lebih awal diagnosis DBD. Gejala awal DBD tidak khas, hampir semua infeksi akut pada awal penyakitnya menyerupai DBD. Gejala khas seperti perdarahan pada kulit atau tanda perdarahan lainnya kadang terjadi hanya di akhir periode penyakit. Tragisnya bila penyakit ini terlambat didiagnosis, maka kondisi penderita sulit diselamatkan. Perjalanan penyakitnya sangat cepat, dalam beberapa hari bahkan dalam hitungan jam penderita bisa masuk dalam keadaan kritis. Untuk menghindari keterlambatan diagnosis DBD, perlu diketahui deteksi dini dan tanda bahaya DBD.
Minggu, 29 Januari 2012
BULETIN INFORMASI SIKLON TROPIS
BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA
Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta
BULETIN INFORMASI SIKLON TROPIS
Dikeluarkan oleh TROPICAL CYCLONE WARNING CENTRE JAKARTA
Pada: 20:21 WIB 29/01/2012
Siklon Tropis IGGY
Kondisi tanggal 29/01/2012 pukul 19:00 WIB :
Posisi : 20.0LS, 111.4BT (sekitar 1320 km sebelah selatan barat daya Denpasar)
Arah Gerak : utara timur laut, kecepatan 2 knots (3 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia
Kecepatan Angin Maksimum: 45 knots (85 km/jam)
Prediksi 24 jam, tanggal 30/01/2012 pukul 19:00 WIB :
Posisi : 21.0LS, 110.7BT (sekitar 1450 km sebelah selatan barat daya Denpasar)
Kecepatan Angin Maksimum: 40 knots (75 km/jam)
Prediksi 48 jam, tanggal 31/01/2012 pukul 19:00 WIB :
Posisi : 23.0LS, 108.4BT
Kecepatan Angin Maksimum: 35 knots (65 km/jam)
Prediksi 72 jam, tanggal 01/02/2012 pukul 19:00 WIB :
Posisi : 25.8LS, 107.3BT
Kecepatan Angin Maksimum: 30 knots (55 km/jam)
DAMPAK TERHADAP CUACA DI INDONESIA :
Siklon Tropis IGGY ini memberikan dampak berupa :
- Hujan dengan intensitas ringan - sedang berpotensi terjadi di Sumatera bagian Selatan, Pesisir barat Sumatera bagian Selatan, Jawa, dan beberapa wilayah di Bali dan NTB.
- Gelombang dengan ketinggian 3.0 - 4.0 meter berpeluang terjadi Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan dan Perairan Selatan Jawa hingga Nusatenggara Timur.
- Gelombang dengan ketinggian 4.0 - 6.0 meter berpeluang terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa hingga Nusatenggara Timur
Senin, 23 Januari 2012
Peringatan Dini Cuaca Ekstrim BMKG
23 January 2012 - 26 January 2012
Adanya pumpunan angin yang memanjang di Laut Sulawesi hingga laut Arafuru. Konsentrasi awan hujan terjadi di Jawa, Kalimantan bagian Tengah, Sulawesi bagian Utara, Tengah dan Selatan, Maluku Utara, Maluku bagian Tenggara, Papua Barat serta Papua bagian Selatan dan Tengah.
Kawasan yang berpengaruh adalah :
- » a. Wilayah yang berpotensi hujan lebat adalah :
- » Banten bagian Selatan
- » DKI Jakarta bagian Selatan
- » Jawa Barat bagian Selatan
- » Jawa Tengah bagian Barat
- » Jawa Timur bagian Selatan
- » Kalimantan Barat bagian Utara
- » Kalimantan Tengah bagian Utara
- » Kalimantan Timur bagian Barat dan Utara
- » Papua Barat bagian Utara dan Selatan
- » Papua bagian Utara dan Tengah
- » b. Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah :
- » Sulawesi Utara bagian Barat
- » Sulawesi Tengah bagian Utara dan Selatan
- » Sulawesi Selatan bagian Utara
- » Sulawesi Tenggara bagian Utara
- » Maluku Utara
- » Maluku bagian Tenggara
- » NTB bagian Selatan
- » NTT bagian Timur
Sumber : BMKG
Rabu, 11 Januari 2012
Gempa Aceh Dinihari : Mengapa tidak menyebabkan tsunami ?
Gempa sangat kuat (gempa Major) terjadi ditengah malam (dinihari, 11 Januari 2012) di sebelah barat Aceh. Gempa ini memiliki kekuatan 7.6 M (USGS) dan diperkirakan 7.3 (BMKG). Alhamdulillah gempa ini tidak menyebabkan terjadinya tsunami walaupun kekuatannya diatas M 7.5 (USGS).
Rabu, 04 Januari 2012
Pembentukan Awan dan Jenis-jenisnya
Pembentukan Awan
Awan dapat terbentuk jika terjadi kondensasi uap air di atas permukaan bumi. Udara yang mengalami kenaikan akan mengembang secara adiabatik karena tekanan udara di atas lebih kecil daripada tekanan di bawah. Partikel-partikel yang disebut dengan aerosol inilah yang berfungsi sebagai perangkap air dan selanjutnya akan membentuk titik-titik air. Selanjutnya aerosol ini terangkat ke atmosfer, dan bila sejumlah besar udara terangkat ke lapisan yang lebih tinggi, maka ia akan mengalami pendinginan dan selanjutnya mengembun. Kumpulan titik-titik air hasil dari uap air dalam udara yang mengembun inilah yang terlihat sebagai awan. Makin banyak udara yang mengembun, makin besar awan yang terbentukSejarah Tektonik Pulau Jawa
Pemekaran Lantai Samudera Hindia
Pulau Jawa berada di tepi tenggara Daratan Sunda (Sundaland). Pada Daratan Sunda ini terdapat dua sistem gerak lempeng; Lempeng Laut Cina Selatan di utara dan Lempeng Samudera Hindia di selatan. Lempeng Laut Cina Selatan bergerak ke tenggara sejak Oligosen (Longley, 1997), sedangkan Lempeng Samudera Hindia yang berada di selatan bergerak ke utara sejak Mesozoikum dan menunjam ke bawah sistem busur kepulauan Sumatra dan Jawa (Liu dkk., 1983).
Sabtu, 17 Desember 2011
Pengetahuan Tentang Petir
Petir merupakan sebuah peristiwa alam yang dapat dianalogikan dengan sebuah kapasitor raksasa, dimana lempeng pertama adalah awan (bisa lempeng negatif atau lempeng positif) dan lempeng kedua adalah bumi (yang dianggap netral). Petir juga dapat terjadi dari awan ke awan (intercloud), dimana salah satu awan bermuatan negatif dan awan lainnya bermuatan positif.
Kamis, 15 Desember 2011
Gunung Ijen (2.386 mdpl)
Nama | : | G. Ijen |
Nama Lain | : | Gunung Kawah Ijen |
Nama Kawah | : | Kawah Ijen |
Lokasi | : | Koordinat/ Geografi : 8°03,5'LS dan 114°14,5' BT. Secara administratif termasuk : Kecamatan Licin, Sempol, Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso. |
Ketinggian | : | Tepi kawah 2386 m dan Danau Kawah 2145 m |
Kota Terdekat | : | 33 km dari Banyuwangi |
Tipe Gunungapi | : | Strato |
Pos Pengamatan | : | Terletak di Kampung Pangsungsari, Licin, Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi. Geografi 08°08,812' LS dan 114°15,426' BT. |
Elevasi di atas muka laut | : | 730 m |
Danau Kawah Ijen merupakan sebuah danau yang terletak di bagian puncak gunung Ijen. Karena proses letusan gunung Ijen, kawah tersebut dipenuhi oleh air sehingga terbentuklah danau kawah yang sangat indah dan menakjubkan.
Minggu, 04 Desember 2011
Animasi angin topan, tornado, tsunami, gempa bumi dan gunung berapi
BBC NEWS dalam misinya kali ini mendidik masyarakat untuk mengenal proses terjadinya bencana alam yang merusak dengan cara membuat animasi mengenai tsunami, gempabumi, letusan gunungberapi, dll. Mulai dari proses terjadinya sampai akibat yang ditimbulkan . Berikut beberapa animasi mengenai gejala tersebut :
1. Angin Topan
2. Angin Tornado
3. Gempa Bumi
4. Gunung Berapi
5.Tsunami
Sumber : BBC
1. Angin Topan
2. Angin Tornado
3. Gempa Bumi
4. Gunung Berapi
5.Tsunami
Sumber : BBC
Rabu, 01 Juni 2011
KNOCK DOWN ANTENA
Antenna ini adalah karya Robert L.E. BILLON (F3WM). Antenna ini sangat fleksibel. Mudah dibawa kemana-mana, mancing, rekreasi, liburan dst. Tinggal digulung (hanya bagian Gmb.4) kalau mau dibawa dan dibentang kalau mau digunakan. Penggunaannya cukup digantung di tempat yang strategis dan usahakan sejauh mungkin dari benda yang konduktif. Semakin tinggi tentu semakin jauh jangkauannya
Untuk pemasangan semi permanen seperti pada pengetesan yang pernah dilakukan (lihat ini), dapat ditutup dengan pipa PVC seperti pada gambar disebelah Gmb.4 (tidak perlu menggunakan lem)
Untuk pemasangan semi permanen seperti pada pengetesan yang pernah dilakukan (lihat ini), dapat ditutup dengan pipa PVC seperti pada gambar disebelah Gmb.4 (tidak perlu menggunakan lem)
Jumat, 25 Februari 2011
Panduan Pencegahan Terhadap Hujan Abu Gunung Api Sebelum Selama dan Sesudah Hujan Abu
Dokumen ini dipersiapkan oleh International Volcanic Health Hazard Network (IVHHN), Cities on Volcanoes commission (IAVCEI), GNS Science, dan United States Geological Survey (USGS) dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada penduduk sekitar Gunung Berapi yang terancam bahaya hujan abu gunung api.
Dokumen ini menjelaskan secara rinci langkah langkah apa yang dilakukan setelah terjadi bencana hujan abu dari gunung api.
Apa yang harus dilakukan selama hujan abu dan bagaimana metode yang paling efektif untuk membersihkan abu gunung api setelah kejadian.
Selengkapnya silahkan download di Panduan Pencegahan Terhadap Abu Gunung Api
Kamis, 24 Februari 2011
Dampak Erupsi Merapi 2010
Erupsi Gunung Merapi yang terjadi beberapa pekan lalu telah menimbulkan dampak dimana – mana. Bahaya yang ditimbulkan juga sangat besar. Beberapa waktu yang lalu pada postingan terdahulu, saya telah mengulas tentang letusan merapi, kronologi serta bahayanya. Maka, pada postingan kali akan dibahas dampak – dampak yang ditimbulkan akibat letusan merapi.
1. Dampak Sosial
Erupsi merapi menimbulkan banyak korban jiwa. Bencana alam ini telah merenggut kurang lebih 206 jiwa hingga tanggal 12 November 2010. Jumlah ini masih mungkin bertambah karena adanya korban tewas yang masih belum ditemukan. Sedangkan jumlah pengungsi yang berasal dari D.I.Y dan Jawa Tengah diperkirakan sekitar 384.136 orang yang menyebar 635 titik pengungsian. Selain itu, para korban yang dirawat ada sekitar 486 pasien yang dirawat di beberapa RS di Klaten, Magelang, Boyolali, Sleman, dan Kota Magelang ( data per tanggal 12 November 2010). Selain itu, erupsi merapi mengakibatkan sejumlah warga kehilangan ternak, rumah, pekerjaan sehari – hari serta harta benda. Banyak juga para korban yang menjadi depresi. Menurut laporan, ada sekitar lima ratusan orang yang di rawat di RSJ Magelang dan Klaten.
1. Dampak Sosial
Erupsi merapi menimbulkan banyak korban jiwa. Bencana alam ini telah merenggut kurang lebih 206 jiwa hingga tanggal 12 November 2010. Jumlah ini masih mungkin bertambah karena adanya korban tewas yang masih belum ditemukan. Sedangkan jumlah pengungsi yang berasal dari D.I.Y dan Jawa Tengah diperkirakan sekitar 384.136 orang yang menyebar 635 titik pengungsian. Selain itu, para korban yang dirawat ada sekitar 486 pasien yang dirawat di beberapa RS di Klaten, Magelang, Boyolali, Sleman, dan Kota Magelang ( data per tanggal 12 November 2010). Selain itu, erupsi merapi mengakibatkan sejumlah warga kehilangan ternak, rumah, pekerjaan sehari – hari serta harta benda. Banyak juga para korban yang menjadi depresi. Menurut laporan, ada sekitar lima ratusan orang yang di rawat di RSJ Magelang dan Klaten.
Langganan:
Postingan (Atom)

